Konflik dimulai ketika Tokoh utama film alangkah Lucunya Negeri Ini Muluk menghadapi fenomena tragis dari jutaan sarjana Indonesia yang harus berhadapan dengan “hantu” bernama pengangguran. Ketidak mampuan negara menyediakan pekerjaan sebagai dampak globalisasi menjadikan anak bangsa dijadikan penjahat, mereka tidak pernah bermimpi menjadi pencopet, sekedar mempertahankan hidup menjadi alasan bagi mereka untuk berprofesi sebagai “penjahat” mungkin mereka benar2 dijadikan penjahat karena ketika mereka berusaha menjadi pengasongpun satpol PP siap menggaruk mereka sewaktu2. Di sisi lain kehidupan negeri ini seolah tidak begitu peduli dengan penjahat berkerah putih, penjahat intelektual yang gak cuman mencopet tetapi melahap duit rakyat trilyunan, Oknum seperti gayus tambunan hanya 1 diantara sekian banyak calon2 penghuni neraka ini, bagaimana tidak jika konon sampai 400 T uang rakyat habis tanpa bekas
Saya teringat dengan sebuah kata bijak kehidupan yang saya tulis dalam blog peluang usaha ini sebelumnya, hanya 2% penduduk Indonesia yang menguasai 60% perputaran ekonomi dinegeri ini dan 40% sisanya harus dibagi ke 98% peduduk negara yang diperkirakan sekitar 231 juta. Lantas apa yang harus dlakukukan anak terlantar yang “katanya” dipelihara oleh negara, Jadi copet, Menjadi pengasong juga dikriminalkan, disisi lain tidak ada ihak yang peduli dengan anak2 yang tidak pernah memilih untuk jadi miskin. Anda harus nonton Film Alangkah Lucunya Negeri Ini, Masih ada kekurangan sih jika kita mau cari kekuranganya tetapi secera keseluruhan film ini jauhlebih layak di tonton daripada banya film vulgar berbalut horror yang beberapa aktu lalu sangat banyak diproduksi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s